Salah satu jenis bisnis yang cukup diminati oleh banyak orang karena tidak membutuhkan banyak modal adalah dropship. Bisnis ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Untung yang didapatkan juga bisa sampai puluhan hingga ratusan juta rupiah kalau bisa menjalankannya dengan benar.

Sayangnya banyak dari kita yang gagal menjalankan bisnis dropship lantaran tidak tahu cara melakukan cara yang benar. Banyak sekali kesalahan demi kesalahan dibuat sehingga untung sulit didapatkan, bahkan closing yang sangat penting jarang terjadi. Kalau Anda ingin menjalankan usaha dropship yang sukses dan tanpa modal, simak tips di bawah ini.

 

1. Lakukan Promosi dengan Benar

Kesalahan terbesar yang sering sekali dilakukan oleh para penjual adalah seringnya menunggu bola. Asal sudah memposting produk di marketplace, pembeli akan datang sendiri. Mungkin satu atau dua pembeli bisa saja datang. Namun, kemungkinan tidak mengalami penjualan dalam sehari akan jauh lebih besar.

Baca Juga: 5 Strategi Wajib Pemasaran Bisnis Online Shop untuk UKM

Itulah kenapa Anda disarankan untuk melakukan pejemputan bola. Daripada diam dan menunggu pembeli untuk datang dan melakukan transaksi, ada baiknya untuk melakukan promosi besar-besaran. Apalagi ini jenis dropship, Anda tidak memiliki barangnya sama sekali. Penjualan harus digenjot dengan kuat setiap harinya.

Promosi yang dilakukan untuk usaha dropship ini terbagi menjadi dua, pertama adalah organik dan yang kedua adalah berbayar.

 

A. Organik

Promosi yang dilakukan secara organik bisa dilakukan melalui media sosial. Manfaatkan media sosial yang Anda miliki mulai dari Instagram sampai Facebook. Anda bisa melakukan promosi di sana dengan membuat konten berupa tulisan seperti artikel atau konten gambar dalam bentuk slide.

Promosikan produk secara berkala dan dimulai dari yang mulai tren serta diminati oleh banyak orang. Promosi secara organik ini membutuhkan ketelatenan dan tahu targetnya. Misal Anda promosi di grup jual beli yang isinya milenial atau mereka yang sudah dewasa atau tua.

Efek dari promosi yang dijalankan secara organik dan manual ini memang sangat lama. Bahkan 3-6 bulan baru terlihat ada pembeli. Selanjutnya pembeli akan mulai meningkat kalau Anda terus melakukan promosi secara konsisten.

Jangan berharap sehari atau dua hari promosi bisa langsung mendapatkan closing. Kalau Anda berharap seperti ini melakukan bisnis jenis apa pun juga tidak bisa berjalan dengan lancar dan sering ditinggalkan di tengah jalan.

 

B. Berbayar

Cara kedua untuk melakukan promosi dan menyebar jaringan sebanyak-banyak adalah dengan cara berbayar. Dibandingkan dengan cara organik, cara kedua ini jauh lebih cepat. Namun, Anda harus memiliki bujet untuk melakukan promosi dan menjaring banyak calon pembeli untuk datang dan melakukan transaksi.

Anda bisa melakukan promosi secara berbayar ini di Facebook atau Instagram. Lakukan pengaturan target market yang sesuai dan masuk akal. Dengan pengaturan ini Anda bisa melakukan promosi yang tepat sasaran dan memungkinkan terjadinya closing yang besar.

Karena proses ini terjadi cukup cepat, tentu biaya yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Kalau Anda ingin menjangkau banyak orang, biaya yang dikeluarkan juga lebih banyak. Jadi, pastikan terlebih dahulu apakah Anda berani melakukan promosi berbayar ini atau tidak.

Kalau dengan melakukan promosi untung yang didapatkan jadi lebih besar dan menutup biaya promosinya, kenapa tidak dilakukan saja? Toh, prosesnya cepat dan Anda bisa segera merasakan kerja keras yang selama ini dilakukan. Kalau untung yang didapatkan dengan biaya promosi tidak sebanding, lebih baik dicoba lain waktu.

 

2. Pelajari Teknik Penjualan yang Benar

Apakah promosi dengan hanya menampilkan produk lalu diiklankan akan membuat barangnya laku? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak. Namun, kemungkinan terjadi closing bisa saja menipis. Itulah kenapa Anda harus mempelajari teknik penjualan atau closing yang sesuai dengan kebutuhan.

Teknik penjualan ada banyak dan bisa dipelajari. Pertama adalah menganalisis kebutuhan atau masalah yang dialami oleh calon pembeli. Misal calon pembeli membutuhkan produk fesyen yang bisa dipakai pagi dan sore hari dan cocok untuk semua acara. Dari kebutuhan atau masalah ini Anda merekomendasikan produk yang tepat.

Cara selanjutnya adalah mampu memengaruhi calon pembeli dalam bentuk tulisan atau mungkin konsultasi. Misal Anda ingin mempromosikan produk tertentu. Buatlah semacam kata-kata promosi atau copywriting yang tepat dan secara tidak langsung memengaruhi calon pembeli untuk melakukan transaksi.

Jangan asal menjual produk tanpa ada cara yang benar. Apalagi sampai melakukan hard selling yang membuat calon pembeli jadi malas. Jangan menekankan proses closing pada penjualan semata, tapi membuat calon pembeli tertarik dan merasa permasalahan yang dialami bisa ditangani.

Pahami masalah atau kebutuhan baru melakukan jualan. Kalau Anda hanya asal promosi saja, bisnis dropship tidak akan berjalan dengan lancar. Bahkan, sebelum terjadi closing Anda sudah menyerah.

 

3. Pahami Produk yang Akan Dijual

Pahami produk yang akan Anda jual. Tanpa pemahaman produk yang baik, sulit untuk meyakinkan pembeli yang akan melakukan transaksi. Misal calon pembeli ingin membeli produk kecantikan tertentu. Saat mereka tanya kelebihannya Anda harus mampu menjawab dan meyakinkannya tanpa perlu memaksa mereka membelinya.

Apakah semua barang harus dipahami semuanya? Tentu saja tidak. Kalau Anda menjual seratus barang dan harus menghafalkan semua spesifikasinya tentu sangat menyulitkan. Oleh karena itu pahami saja beberapa produk yang memang sedang laris atau sedang menjadi tren saat itu.

Product knowledge yang harus dipahami tidak harus semuanya dihafalkan, cukup bagian kelebihan dan hal-hal yang menjadi daya tarik. Kalau Anda tidak memahami produk yang dijual. kemampuan Anda dalam menjual produk akan rendah. Bahkan, kemungkinan calon pembeli kabur dan tidak melakukan transaksi akan sangat besar.

 

Dengan memahami tiga tips bisnis dropship di atas, Anda bisa dengan mudah mendapatkan closing dan juga mendulang keuntungan yang berlipat-lipat. Yang paling penting Anda melakukannya dengan jelas konsisten. Jangan mudah menyerah dan menganggap bisnis ini tidak menghasilkan sama sekali.

Bisnis dropship memang mudah dilakukan meski sering mendapatkan komplain dari pembeli. Untuk memastikan barang yang dibeli oleh konsumen sudah dikirim dengan baik dan kualitasnya sesuai deskripsi, Anda bisa memastikan sendiri dengan mencoba memesannya dan mengirim ke alamat lain, misal rumah saudara.

Selain memperhatikan tiga tips yang sudah dijabarkan di atas, memilih agen yang benar dan terpercaya. Akan jadi bencana kalau Anda sudah membangun brand image untuk toko online kalau barang yang dikirim tidak berkualitas, bahkan imitasi. Kredibilitas toko yang Anda miliki akan turun.

Pastikan hati-hati dalam memilih agen yang akan memproses barang yang dipesan. Kalau kerja sama antara Anda dan agen dropship atau gudang berjalan baik, bisnis bisa terus berkembang dan untung mengalir setiap harinya. Semoga ulasan di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here