Bisnis UKM online tumbuh 10 kali lipat? Era internet yang sudah maju seperti sekarang, apa saja bisa dipasarkan secara online. Aneka produk fesyen, kerajinan, sampai makanan sekalipun sudah menggunakan sistem online. Cara ini dipilih karena bisa mendatangkan banyak pembeli dan kemungkinan melakukan closing cukup besar.

Mengingat bisnis dengan sistem online memberikan cukup banyak manfaat, para pelaku UKM sudah seharusnya menirunya juga. Dengan menjual produknya secara online, peluang produk terjual dalam jumlah banyak akan besar. Selain itu promosi juga bisa berjalan dengan lebih mudah dan hemat.

Kalau Anda ingin memulai gebrakan baru untuk memasarkan produk secara online, berikut strategis bisnis UKM online yang bisa dilakukan.

 

1. Buat Situs Online Shop

Strategi pertama yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis UKM secara online adalah membuat situs online shop. Pembuatan situs online shop dilakukan karena beberapa alasan. Pertama, situs atau website bisa digunakan sebagai pusat dari branding merek atau produk yang sedang Anda miliki.

Anda bisa memasukkan apa saja pada situs yang sedang dibangun mulai dari profil perusahaan dan juga product knowledge yang di dalamnya kelebihan. Dengan isi konten yang lengkap, para target market bisa digiring untuk menuju website dan mempelajari apa yang sebelumnya tidak mereka ketahui.

Situs yang dibangun juga bisa difungsikan sebagai landing page kalau ingin menampilkan promosi atau ada peluncuran produk baru. Singkatnya situs bisa digunakan sebagai pusat publikasi dan juga informasi terkait dengan produk.

Pembangunan situs online shop untuk UKM juga bisa difungsikan sebagai pusat jual dan beli. Anda bisa memasang platform jual beli yang sudah banyak tersedia di luar sana. Selain itu Anda juga bisa mencantumkan kontak atau memasang layanan pelanggan kalau target market ingin menghubungi secara langsung.

Website yang dibangun memang tidak secara langsung dikenal semua orang. Oleh karena itu Anda harus melakukan optimasi kata kunci yang berhubungan dengan produk. SEO dari website harus dimaksimalkan agar calon pembeli yang mencari kata kunci tertentu bisa menemukan situs yang Anda bangun.

 

2. Gunakan SEO dan Google Ads untuk Pemasaran Situs

Pada poin sebelumnya kita sudah sedikit membahas tentang SEO yang bermanfaat untuk pemasaran. Apalagi kalau Anda baru saja memulai bisnis UKM dan belum banyak dikenal oleh orang. Pembuatan website harus disertai dengan kata kunci tertentu sebagai fokus dan kata kunci lainnya sebagai pengiring.

Jasa atau layanan optimasi SEO pada website sudah bisa ditemukan di luar sana. Tujuannya adalah membuat website Anda muncul di halaman pertama dan paling atas saat dicari di Google. Dengan kata kunci tertentu, website akan mudah sekali ditemukan dan meningkatkan kemungkinan klik.

Kalau Anda ingin mengoptimasi SEO pada website tanpa bantuan orang lain, perbanyak konten yang bermanfaat. Misal Anda menyisipkan blog yang berisi tulisan berhubungan dengan produk. Selanjutnya di dalam tulisan itu disisipkan kata kunci tertentu agar terindeks oleh mesin pencari.

Proses ini tidak terjadi dalam hitungan minggu, biasanya bisa 3-6 bulan, bahkan lebih karena dilakukan secara organik. Kalau Anda ingin mempercepat indeks dan mendatangkan banyak calon pembeli, jalan satu-satunya adalah memakai Google Ads dan cara ini berbayar.

Singkatnya Anda akan membayarkan uang dengan jumlah tertentu untuk kata kunci yang diinginkan. Begitu ada calon pembeli mencarinya, situs website Anda akan muncul di bagian atas sebagai iklan. Semakin sering iklan diklik, semakin cepat habis yang dibayarkan atau didepositkan.

Kalau memang Anda memiliki modal yang cukup untuk beriklan di Google Ads, lakukan dengan bijak. Namun, tetap genjot optimasi dengan SEO secara organik agar semakin terindeks dan mudah dicari tanpa perlu keluar biaya lagi.

 

3. Buat Sosial Media (Facebook dan Instagram)

Mengandalkan website dan SEO tidak akan bisa maksimal kalau Anda tidak hadir di media sosial. Mengapa media sosial? Karena dewasa ini sebagian besar milenial atau generasi sesudahnya lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Kalau Anda ingin lebih mengenalkan produk dan melakukan branding dengan baik, jangan hanya menggunakan konsep menunggu bola saja. Anda juga harus menjemput bola dengan mengenalkan produk secara masif di media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat.

Buat konten-konten yang bisa disebarkan di media sosial. Konten yang dibagikan bisa berhubungan dengan produk baik secara soft selling atau hard selling atau konten lain yang berhubungan. Anda bisa membuat semacam artikel atau konten gambar yang menarik dan promosi seperti diskon atau pemberian bonus.

Buatlah jadwal untuk aktivitas kegiatan di media sosial. Dengan aktivasi ini interaksi dengan calon pembeli bisa dijaga dengan baik. Anda juga bisa langsung melakukan promosi kalau ada orang yang tanya.

 

4. Gunakan Facebook dan Instagram Ads

Apakah penggunaan Facebook dan Instagram berhenti pada promosi dan interaksi yang terjadi secara organik saja? Jawabannya tentu saja tidak. Sama halnya dengan Google Ads, Anda juga bisa beriklan pada Facebook dan Instagram untuk semakin melebarkan jangkauan promosi.

Posting yang dianggap bermanfaat dan bisa mendulang banyak calon pembeli untuk datang bisa didaftarkan untuk promosi. Umumnya ada aturan tertentu yang harus dipatuhi khususnya gambar yang tidak boleh terlalu banyak teks dan juga proporsional.

Sebisa mungkin untuk tidak menggunakan Facebook atau Instagram personal. Buat akun khusus untuk bisnis UKM online yang sedang Anda bangun. Selanjutnya kelola akun ini dengan baik untuk melakukan promosi dan juga beriklan di Facebook atau Instagram.

Beriklan di dua media sosial akan membuat jangkauan Anda semakin besar dan tertarget. Selain itu kalau postingan yang Anda bagikan menarik dan bisa viral, bonus banjir pembeli bukanlah hal yang mustahil.

 

5. Tetap Jualan di Marketplace

Memiliki rumah sendiri memang baik dan bisa meningkatkan brand image dari produk atau perusahaan. Namun, bergabung di marketplace adalah keharusan. Mengapa? Karena di sana tempat berkumpul antara penjual dan juga pembeli. Jutaan orang membeli barang di sana sehingga kemungkinan terjadi closing akan besar.

Anda bisa memiliki marketplace yang sekiranya cocok untuk melakukan penjualan produk. Tidak harus semuanya, 1-2 saja sudah cukup asal dikelola dengan baik dan bisa mendulang banyak keuntungan. Hindari menggunakan banyak marketplace kalau Anda tidak bisa melakukan optimasi dan penjualan tidak naik signifikan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Akun Tokopedia Lewat HP Android?

 

Inilah beberapa strategi pemasaran yang wajib dilakukan oleh pelaku atau penggiat UKM. Melakukan bisnis UKM online akan membuat jaringan semakin besar, memudahkan Anda dalam membangun branding, serta memberikan product knowledge pada calon pembeli.

Cara di atas memang tidak serta-merta memberikan hasil yang besar atau instan. Namun, kalau dilakukan secara konsisten akan terstruktur, peluang terjadi penjualan akan mulai naik perlahan-lahan. Semoga bisa digunakan sebagai rujukan yang bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here