Brosur memiliki beragam kegunaan di industri yang tak terhitung jumlahnya, misalnya pemasaran, pariwisata, perhotelan, hiburan, dan sebagainya. Tapi, tidak semua brosur dibuat sama. Ada beberapa pilihan ukuran yang bisa dipilih untuk menyajikan brosur.

Menentukan ukuran brosur adalah langkah pertama yang harus diambil sebelum memutuskan jumlah halaman dan mengerjakan Desain Brosur. Ukuran yang digunakan pun menentukan jumlah informasi yang bisa dimasukkan. Dan ukuran brosur bergantung pula pada lipatan dan orientasi halaman (potrait atau landscape).

Ada beragam bentuk dan ukuran standar bagi brosur, mungkin sulit mengingat semua dalam satuan ukuran inci, centimeter, maupun milimeter. Namun ada ukuran seri kertas standar internasional yang berlaku luas yang sudah ditetapkan oleh ISO (International Organization for Standardization). Salah satunya adalah ukuran seri A, yaitu A0, A1, A2, A3, dan demikian seterusnya, yang sangat populer di Indonesia. Ukuran seri lain adalah seri B, C, R, dan F. Berikut adalah ukuran brosur paling populer di Indonesia.

1. Brosur A4

Ukuran: 21 × 29,7 cm atau 8,27 × 11,69 inci

A4 adalah salah satu ukuran kertas yang paling banyak digunakan di mana-mana dan ini hampir setara dengan ukuran Letter. Ini ukuran paling umum bagi buletin dan jenis publikasi lainnya. Ukuran brosur A4 menyediakan halaman yang luas untuk desain, sehingga dapat mengemas banyak informasi pada lembar kertas.

Selain itu, ukuran A4 pun dapat digunakan sebagai brosur lipat tiga yang bagus. Atau disebut sebagai Dimension Lengthwise, disingkat DL. Jadi brosur DL ini, ketika A4 terbuka bentuknya memanjang, lalu dibagi tiga lipatan tertutup menjadi ukuran 21 x 9,9 cm potrait. Sangat sering DL digunakan untuk brosur-brosur promosi, karena hemat biaya dan mendapatkan enam halaman di ukuran A4.

Ukuran Brosur A4 DL Lipat Tiga

2. Brosur A5

Ukuran: 14,8 × 21 cm atau 5,83 × 8,27 inci

Bila kertas A4 dibagi menjadi dua, maka ukuran yang diperoleh adalah ukuran A5. Bisa digunakan apa adanya, atau dapat pula dilipat menjadi dua untuk mendapatkan brosur empat halaman.

Brosur A5 merupakan ukuran yang jauh lebih ringkas yang memungkinkan Anda memprioritaskan informasi untuk memberikan rincian yang paling penting bagi pelanggan. Namun tetap memberi ruang yang cukup untuk menjadi kreatif, terutama jika Anda menggunakannya sebagai brosur untuk memamerkan produk atau gambar.

3. Brosur A3

Ukuran: 29,7 × 42 cm atau 11,69 × 16,54 inci

A3 adalah ukuran dua kali lipat A4. Ini biasanya digunakan untuk mencetak layout ganda untuk Membuat Katalog Produk, brosur lipat, dan majalah. Karena mendapatkan dua halaman A4 dari satu lembar kertas A3.

Jadi dalam pembuatan brosur A3 lebih sering dilipat menjadi tertutup, karena bila tebuka begitu saja akan terlalu besar ketika diedarkan. Dengan ukuran yang demikian besar, tentu saja biaya yang harus dikeluarkan pun lebih besar. Namun bisa Anda gunakan bila menginginkan banyak ruang untuk memamerkan produk lebih banyak.

4. Brosur Kustom Paling Umum

Ukuran brosur kustom paling populer selain A yang biasa ada di Indonesia adalah sebagai  berikut.

4.1 Ukuran 21,6 x 27,9 cm (Letter)

4.2 Ukuran 21 x 21 cm (Persegi)

4.3 Ukuran 21 x 10 cm (Potrait)

Pendekatan ukuran kustom ini populer di kalangan perusahaan yang ingin menyoroti produk dan layanan mereka dengan membuat brosur dengan ukuran standar pribadi perusahaan.

Demikian pembahasan tentang beragam ukuran brosur terpopuler di Indonesia, semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin membuat brosur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here