Katalog produk adalah alat penjualan yang penting, terutama untuk grosir. Membuat katalog produk dapat dimanfaatkan untuk menceritakan produk dan membangun hubungan dengan para pelanggan. Karena di sekarang ini pelanggan perlu mengetahui spesifikasi produk terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian. Mereka tidak selalu dapat dibujuk begitu saja, orang-orang mencari informasi berupa rincian dari berbagai sumber. Terutama ketika membeli produk yang memerlukan pertimbangan dalam penggunaan jangka panjang.

Sehingga hal tersebut mengubah cara pelanggan dalam mengeluarkan uang mereka. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari setiap pembelian, mereka menggunakan acuan dari informasi-informasi yang didapatkannya. Karena hal tersebutlah yang memungkinkannya untuk membuat keputusan yang tepat. Dengan begitu, mereka akan merasa lebih aman dan nyaman dengan produk yang dibelinya.

Dengan seperti itu, mungkin saja orang mampir ke sebuah toko tanpa niat ingin membeli. Sebagian dari mereka hanya ingin menilai atau mempelajari produk terlebih dahulu untuk pilihan mereka. Itu sebabnya dapat dimanfaatkan untuk membuat semacam panduan berupa Katalog Produk yang berisi rincian informasi-informasi terkait. Dalam hal ini, bisa juga dalam bentuk brosur dan selebaran. Namun jika ingin memberikan informasi lebih rinci dan lebih banyak, maka perlu Membuat Katalog Produk Anda.

1. Desain dan warna sesuai dengan isinya

Katalog produk adalah peluang besar untuk branding. Untuk itu, gambar produk, layout, dan warna harus disesuaikan terkait dengan identitas branding.

2. Jangan terlalu banyak tipografi

Dapat dengan menggunakan dua jenis tipografi huruf saja dan dapat dengan menerapkan huruf tebal atau miring untuk membuat gaya yang berbeda namun tetap berselaras. Membuat katalog produk pada umumnya paling banyak menggunakan dua atau tiga font saja, lalu divariasikan. Misalnya menggunakan jenis font serif pada header judul, lalu menggunakan sans serif pada pada paragraf isi. Dan menggunakan font secara konsisten per bagiannya.

3. Foto produk adalah kunci

Dalam membuat katalog produk perlu untuk menggunakan foto dengan pencahayaan yang konsisten dan jika perlu juga menyesuaikan backgroundnya. Untuk resolusi, minimal adalah 300 DPI. Anda juga dapat mempertimbangkan layanan fotografi profesional untuk membuat produk terlihat sebagus mungkin.

4. Pelajari cara menyisakan ruang kosong

Halaman yang berantakan sangat melelahkan untuk dilihat. Ruang kosong adalah diperlukan agar pembaca dapat beristirahat.

5. Pertimbangkan jenis kertas cover

Anda memiliki dua pilihan, ingin memilih gramasi yang tipis untuk cover atau yang tebal. Membuat katalog produk dengan cover kertas tipis akan membuatnya lebih mudah dibawa dan diedarkan. Sedangkan dengan kertas gramasi tebal dapat membuatnya lebih awet.

6. Tulis deskripsi produk yang menarik

Deskripsi tidak hanya tentang spesifikasi dan rincian produk. Namun perlu dibuat dengan kata-kata yang dapat menarik pelanggan agar ingin membelinya. Tulis  singkat tentang bagaimana pembaca akan merasa beruntung jika membeli produk tersebut.

7. Tentukan jumlah halaman yang tepat

Misalnya jika katalog terdiri atas 8 halaman dua sisi, yang berarti kelipatan 4. Perhatikan bagaimana setiap produk akan  ditampilkan pada setiap halamannya. Pertimbangkan bagaiman objek tersebut akan dibaca pelanggan secara menyeluruh. Terlalu banyak produk pada satu halaman dapat membuat pembaca kelelahan.

8. Informasi kontak

Sertakan informasi kontak pada setiap halaman katalog, agar pembeli mudah untuk menghubungi Anda. Misalnya di bagian footer atau bawah halaman yang dekat dengan nomor. Hal tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menerima pertanyaan-pertanyaan mengenai produk yang ditawarkan.

9. Penempatan gambar produk

Tempatkan gambar produk yang paling menarik di sudut kanan atas, sedangkan yang terlaris di sudut kiri atas. Saat membolak-balik halaman, pelanggan cenderung akan melirik pertama di kanan, lalu ke kiri. Dan kemudian akan membalik halaman selanjutnya jika tidak ada yang menarik lagi. Produk yang ditekankan juga dapat diatur dalam ukuran besar, agar menarik perhatian.

10. Layout atau tata letak

Dengan layout yang konsisten akan mempermudah keterbacaan, namun dapat menjadi membosankan. Untuk itu perlu mengotak-atiknya, misalnya dengan memberikan satu atau dua halaman unik yang berbeda.

Hal-hal tersebut penting supaya isi dari katalog mudah dipahami. Kreativitas dibutuhkan dalam membuat katalog produk, dalam prosesnya membutuhkan waktu,, komitmen, dan kesabaran. Namun setelah mendapatkan yang tepat, dapat digunakan berulang kali.

Meskipun komunikasi dengan pasar dapat dilakukan dengan membuat katalog produk, Anda masih perlu mendapatkan kepercayaan dari mereka. Pastikan untuk memberikan informasi yang mereka butuhkan agar mereka dapat membuat keputusan untuk membeli produk Anda. J(