Kartu nama yang berkualitas dapat menjadi sebuah fasilitas untuk mendorong perkembangan bisnis. Bagi perusahaan, membuat kartu nama perlu untuk menunjukkan kapasitas. Jika dengan kartu nama yang tampak sepele, orang akan menganggap remeh, atau bahkan kehilangan kepercayaan terhadap bisnis. Karena itu, kartu harus dibuat tampak profesional, yaitu dengan bahan kertas yang valid dan desain yang signifikan, supaya koheren, berguna, dan jangka panjang.

Ketebalan Kertas Kartu Nama

Hal utama yang harus diketahui dalam memilih jenis kertas adalah Gramasi. Bagi yang belum mengetahui, gramasi ini berhubungan dengan ketebalan kertas. Semakin tinggi nilai gramasi, maka semakin tebal kertas tersebut. Pada kartu nama bisnis, umumnya kertas yang digunakan adalah gramasi 210-310 gsm. Untuk kertas di bawah itu benar-benar tidak disarankan. Kartu akan tampak remeh dan tidak berkualitas, juga mudah sobek dan rusak.

Namun jika ingin menggunakan yang lebih dari 310gsm tentu bisa. Justru dapat lebih bagus, namun pada umumnya kartu dengan 310gsm sudah cukup tebal. Kecuali jika kartu nama ditujukan bagi Pengacara atau Advokat, biasanya mereka menggunakan kartu yang lebih mewah, bahkan dari bahan alumunium. Namun tentu bagi bisnis, itu tidak relevan. Karena pada bisnis harus melihat dari segi ekonomis dengan mempertahankan hasil yang berkualitas.

Tidak masalah, kartu nama dengan bahan kertas juga memiliki beberapa keunggulan dari bahan alumunium. Yaitu lebih tipis, ringan, dan standar. Yang terpenting adalah memilih bahan yang paling tepat. Membuat kartu nama dari bahan kertas juga bisa ditambahkan lapisan laminasi, pada beberapa jenis kertas mendukung lapisan ini. Ada laminasi untuk mendapatkan hasil mencolok yaitu glossy, dan ada yang memiliki hasil redup yaitu doff.

Bahan Kertas Populer Untuk Membuat Kartu Nama

Ada banyak jenis kertas yang biasa disediakan percetakan. Masing-masing memiliki nama dan ciri-ciri yang berbeda. Berikut adalah yang paling sering digunakan untuk membuat kartu nama.

A. Art Carton

Contoh Kartu Nama Glossy

Art Carton ini sangat sering digunakan untuk membuat kartu nama, kertas ini masuk kategori kertas yang mengkilap. Bahan ini memiliki permukaan yang licin sehingga tidak cocok untuk menulis. Namun Art Carton mendukung laminasi. Jika ingin sekadar tahan lama, bisa menambahkan laminasi glossy, karena pada dasarnya kertas ini sudah mengkilap, dan laminasi glossy juga ditujukan untuk membuat permukaan mengkilau. Namun dapat pula menggunakan laminasi doff, yang mana kartu nama akan tampak redup dan bisa untuk ditulis manual.

B. BW Carton

Contoh Kartu Nama Doff

Jika dilihat secara sekilas, kertas ini mirip dengan Art Carton. Namun jika dilihat lebih detail kembali, maka akan tampak perbedaannya, yaitu tidak berkilau, namun redup. Jika Anda ingin kartu nama standar yang redup tanpa perlu laminasi, maka bisa menggunakan kertas ini. BW Carton juga mudah ditulis dengan tangan, sehingga bisa untuk itu jika sewaktu-waktu kartu ingin ditulis atau dicoret-coret untuk keperluan tertentu.

C. Linen Jepang

Contoh Kartu Nama Bahan Linen Jepang

Bahan Linen Jepang ini memiliki tekstur yang kasar. Permukaannya memiliki tekstur garis dan agak mirip serat pada kain linen dan kanvas. Kertas ini cocok jika Anda ingin hasil kartu nama yang tampak berbeda dari kertas pada umumnya. Harga untuk membuat kartu nama linen pun tidak semahal yang dibayangkan. Bahan ini juga yang paling sering digunakan untuk kertas sertifikat.

D. Fancy Paper

Fancy Paper adalah jenis kertas premium yang memiliki banyak warna dasar yang unik. Mungkin Anda berpikir, bukankah dengan desain yang berwarna juga bisa membuat cetakan kartu nama menjadi berwarna, lalu kenapa ada jenis kertas berwarna? Salah satu alasan yang masuk akal adalah bahwa warna dasar yang berasal dari bahan kertas alami dapat lebih bertahan lama, sehingga sangat cocok jika menemukan warna fancy paper yang sesuai dengan warna identitas perusahaan. Namun perlu diketahui bahwa jenis kertas ini lebih mahal dari 3 jenis di atas tadi.

Konten Yang Harus Dimasukkan Saat Membuat Kartu Nama

Hal ini mungkin tampak jelas, yakni tergantung kebutuhan saja. Namun memasukan hal-hal yang signifikan bisa memberi pengaruh utilitas dan daya eksplanasi kepada pelanggan potensial. Biasanya kartu nama mencakup hal-hal berikut ini.

A. Nama Individu

B. Nama Bisnis / Perusahaan

C. Jabatan Pekerjaan

D. Nomor Telepon

E. Alamat Email

F. Situs Web Perusahaan

G. Logo Bisnis

Setelah data-data di atas disiapkan, dapat dimasukkan ke kartu nama sesuai ukurannya. Namun ukuran paling standar biasanya adalah sebagai berikut.

A. 9 x 5,5 cm

B. 8,5 x 5,5 cm

C. 9 x 5 cm

D. 8,5 x 5 cm

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here