Penggunaan brosur promosi tetap menjadi salah satu media pemasaran bisnis yang efektif. Dengan menggunakan kualitas dan informasi yang bagus, orang-orang akan bersedia meluangkan waktu untuk membaca informasi yang mereka inginkan.  Anda bisa memanfaatkan brosur sebagai media komunikasi ke pelanggan mengenai merek dan produk Anda. Konsep desain brosur promosi yang efektif akan mampu menjelaskan secara jelas dan ringkas mengenai bisnis Anda. Berikut konsep desain brosur yang dapat Anda terapkan.

1. Jangan menggunakan kalimat terlalu banyak

Tujuan dalam membuat brosur promosi adalah supaya pembaca melihat isinya. Seperti halnya desain cover buku yang bagus, tampilan pada brosur juga harus bagus dengan teks yang minimal namun mampu mewakili dan menjelaskan semua informasi dan merek kepada audiens. Misalnya bisa memasukkan huruf berukuran besar dan tebal pada konten yang ekslusif, sebagai alat untuk menarik perhatian.

Diperlukan pemahaman mengenai pembuatan konsep keseimbangan antara minimal namun tetap menarik. Desain brosur yang berantakan dapat terlihat kurang menyenangkan dan tidak menarik perhatian, bisa membuat orang-orang merasa enggan untuk membacanya.

2. Menampilkan Produk Dan Layanan Dengan Deskriptif

Anda mungkin membuat desain brosur promosi untuk menjual sesuatu, atau untuk menunjukkan kepada pelanggan berbagai produk yang dimiliki. Jangan hanya menguraikan bahwa Anda sedang menjual produk dan mereka membuat penilaian sendiri apakah sesuai atau tidak.  Tetapi dapat dirancang dengan orientasi mengajak untuk membelinya dan menjelaskan kepada mereka bahwa mereka harus mendapatkannya. Brosur bisa digunakan untuk membujuk konsumen supaya mengambil tindakan.

3. Sediakan Cara Pembelian

Pastikan ada cara penggunaan pada brosur untuk berbelanja. Misalnya menyediakan informasi kontak berupa nomor telepon dan alamat email, atau menggunakan Kode QR sehingga mereka bisa menggunakan ponselnya langsung untuk membawa ke halaman situs web Anda, terutama mengarahkannya ke halaman produk.

4. Kreatif Dan Unik

Kreativitas dan keunikan diperlukan supaya orang-orang mudah mengenali dan membedakan bisnis Anda dari pesaing. Namun keunikan tetaplah yang masih bisa dikenali dan menonjol, supaya bisa memperkuat identitas merek.

5. Langsung Ke Intinya

Brosur bukan buku, sehingga mau tidak mau harus menghindari memasukkan informasi terlalu banyak mengenai produk atau layanan Anda. Hal tersebut dapat berujung membingungkan pembaca dan melemahkan poin utama brosur Anda.

6. Beri Penekanan Pada Judul

Judul brosur promosi harus secara langsung memberi tahu pembaca mengenai tujuannya. Misalnya jika untuk iklan, maka harus menyampaikan judul produk atau layanan yang ditawarkan dan apa yang bisa dilakukan pembacanya. Tidak harus memberi nama perusahaan pada judul, cukup apa yang mereka butuhkan dan ditekankan pada judul.

7. Tambahkan Gambar Yang Tepat

Desain brosur promosi tanpa gambar akan terasa membosankan. Pada umunya orang-orang cenderung lebih tertarik melihat sesuatu yang indah, menarik, dan menyenangkan. Sehingga peran tipografi huruf saja kurang menawarkan hal ini, namun gambar sangatlah mampu. Namun foto yang digunakanlah harus yang terkait dengan tema brosur.

8. Menyeimbangkan Tampilan

Meskipun brosur ditulis dengan baik, itu tidak akan mendapat banyak tanggapan jika dirancang dengan buruk, layout atau tata letak yang membingungkan, tulisan yang terlalu besar atau terlalu kecil, terlalu banyak jenis font yang berbeda-beda, dan terlalu banyak warna yang berbeda-beda pada satu halaman.

9. Gunakan poin-poin produk atau layanan Anda.

Dalam membuat desain brosur promosi pun harus tetap kompetitif, penekanan keunggulan produk atau layanan harus diberikan supaya menarik perhatian konsumen lebih dari kompetitor. Poin-poin juga mampu membantu mereka tetap fokus pada apa yang ditawarkan dan mengarahkan mereka untuk membeli.

Membuat dan membagikan brosur promosi memerlukan biaya signifikan. Namun biaya bukanlah satu-satunya hal yang harus dikhawatirkan, karena setiap membagikan brosur akan meningkatkan prospek bisnis Anda, selama brosur dirancang dengan maksimal. Tetapi dibanding media promosi lainnya, brosur promosi memerlukan pendekatan. Untuk itu, perlu membagikannya kepada orang-orang yang tepat untuk memastikan supaya tidak dibuang begitu saja setelah mendapatkannya.

1 KOMENTAR

  1. Wah… Ini masukan sekali untuk teman-teman yang memiliki usaha dan ingin membuat brosur untuk usaha mereka.

    Saya juga setuju jika brosur merupakan media pilihan sebagai media pemasaran produk karena mudah didapatkan & disimpan.

    Bikin brosur perlu tips-tipsnya. Makanya brosur-brosur yang sudah ada keren-keren dan bisa menarik minat target.

    Salam ceria Kakak!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here